Kampusku Hijau

Lagi-lagi Dubai mencuri perhatian dunia pada grand launching Atlantis The Palm Hotel. Kehadiran Atlantis The Palm Hotel menawarkan kemewahan baru di Dubai, bisa dibayangkan dengan tarif semalam $250.000 US ( 250 juta rupiah) fasilitas terbaik kelas dunia bakal kita dapat disini. Hotel ini dilengkapi 1539 kamar dan 17 restoran. Konstruksinya saja menelan biaya 1,5 miliar dolar.

Mengusung tema Atlantis, hotel ini menawarkan rekreasi air yang tidak terlupakan. Terdapat Water World raksasa yang mengelilingi hotel dengan luas hampir 113 H. Bahkan ada beberapa kamar yang berada di bawah laut dengan view jendela laut. Dalam Water World ini terdapat lebih dari 250.000 spesies ikan.

Advertisements

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Orang kreatif memiliki semangat yang luar biasa, orang kreatif memiliki sifat yang “lebih aktif” dari pada orang lain. Rasa ingin tahu yang besar membuat seolah mereka memiliki energi yang tidak ada matinya untuk mencari-cari jawaban-jawaban. Mungkin rasa penasaran yang besar itulah yang secara tidak sengaja mengubah menjadi great of physical energy. Namun pada kenyataannya rasa ingin tahu yang besar tersebut tidak sepenuhnya direspon positif oleh lingkungan. Untuk menjawab rasa penasarannya itu terkadang orang kreatif sering bertingkah “aneh” dengan sering berdiam dan merenung sejenak untuk berpikir.

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Sifat yang saling bertolak belakang. Orang kreatif sudah pasti pintar, namun apa yang dimaksut dengan ”naive”? Menurut saya disini rasa tidak cepat puas dan selalu merasa kurang atas pencapaiannya selama ini, membuat sisi lain dari orang kreatif. Dia akan terus mencari jawaban, antusias yang sangat besar akan membuat orang kreatif terus berkarya, kata Steave Jobs ”Stay Foolish, Stay Hungry”. Hmmm. . .tapi sampai kapan ya?

3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.

Ini adalah hal yang paling sulit menjadi seorang yang kreatif. Ya, orang kreatif memang harus playfulness, bahkan wajib. Untuk selalu berfikir out of the box, salah satunya adalah dengan melepas batasan-batasan kerangka berfikir yang konvesional. Playfulness adalah sifat yang wajib dimiliki. Namun yang membedakan orang kreatif dengan a dreamer adalah discipline. Mereka mau dan mampu dengan konsisten mengejar apa yang dicita-citakan dan difikirkannya. Kata salah satu dosen tamu ”Ide hanyalah 1%, yang 99% itu realisasinya…”

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.

Imajinasi, jangan batasi imajinasimu dalam berfikir, karena orang kreatif adalah mereka yang mampu berimajinasi dan berfantasi, dan berprinsiplah “nothing impossible”. Telah banyak yang membuktikan hal tersebut, tahun 1850 ketika manusia memikirkan untuk terbang, semua serentak berkata tidak mungkin, namun Wrigth bersaudara membuktikannya.

5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.

Orang kreatif menjadi extroverted untuk merealisasikan imajinasinya, menyampaikan pada dunia. Dan menjadi introvert ketika mereka mencari ide-ide baru, imajinasi baru untuk direalisasikan.

6. Creative people are humble and proud at the same time.

Saya setuju, manusiawi sekali jika sebagai orang kreatif merasa bangga dengan dirinya sendiri. Disisi lain agar tidak terkesan sombong, kesederhanaan juga harus tetap dijaga. Bill Gates adalah sosok kreatif yang luar biasa, meskipun pencapaian Bill Gates dalam berkarya sangat luar biasa, dia tetap menjadi sosok yang Low Profile.

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

Orang kreatif selalu berfikir out of the box, mereka tidak takut keluar dari zona kenyamanan dan keluar dari belenggu-belenggu pemikiran konvesional yang ada. Dari ide orang creative ini lah yang menelurkan produk-produk innovasi dan kreatif.

8. Creative people are both rebellious and conservative.

Orang kreatif adalah orang yang memiliki jiwa pemberontak, karena rasa tidak puas dan cepat bosan selalu menyelimuti mereka. Mereka tidak bisa diam, karena jiwa orang kreatif yang ingin terus berkarya.

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

Orang kreatif pasti sangat enjoy dengan apa yang dikerjakannya, mereka merasa pekerjaan yang mereka kerjakan adalah hiburan sekaligus obat bagi rasa ingin tahunya.

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

Orang-orang kreatif adalah orang-orang yang sangat sensitive, hal ini membuat mereka sensitive terhadap semua hal yang ada, apabila hal ini merupakan sesuatu yang baik ini bisa menjadi ide briliant, tapi bila sesuatu hal yang buruk, hal ini bisa dengan mudah menjatuhkan mereka. Selain itu orang-orang kreatif adalah orang-orang yang sangat mampu bersenag-senang.

Sheikh Mohamed Bin Rashid Al Maktoum

Mengubah Padang Pasir Menjadi “Hongkong of Middle East”


Siapa sih yang nggak kenal ama Dubai, sebuah negara di Timur Tengah yang memiliki tingkat pendapatan perkapita yang sangat tinggi. Dubai merupakan sentra perdagangan strategis yang menghubungan 3 benua besar, yaitu Eropa, Afrika dan Asia. Tidak hanya dibidang perekonomian, pembangunan infrastruktur di Dubai tidak kalah hebatnya, banyak bangunan eksotik dunia berada di Dubai yang membuat negara ini semakin berkilau di Timur Tengah.

Jauh sebelum Dubai yang kita kenal sekarang, 30 tahun yang lalu Dubai hanyalah negara tandus yang hanya mengandalkan minyak untuk menggerakan perekonomian negaranya. Tahun 1968 merupakan sejarah awal reformasi Dubai, bermula di sebuah perkemahan bangsawan Dubai, bertemulah dua orang bangsawan Arab. Yang satu adalah Sheikh Zayed, penerus tahta Emir Abu Dhabi, dan satu lagi Sheikh Rashid, pangeran penerus tahta Dubai. Pertemuan tersebut membicarakan pembentukan negara Federasi antar kedua pihak tersebut. Maka ketika tahun itu juga terbentuklah Uni Emirat Arab, dengan Sheikh Rashid sebagai Perdana Menteri.

Kejeniusan Sheikh Rashid dalam menentukan kebijakan bagi negaranya sangat mengagumkan, dia dengan cepat melakukan transformasi pemerintahan menuju korporatisasi. Dengan visi awal menjadikan Dubai sebagai daerah pariwisata yang diminati dunia, Sheikh Rashid mengambil langkah-langkah kreatif untuk mewujudkan visinya. Transformasi dilakukan pada masyarakat Dubai dengan menanamkan nilai-nilai tradisi menjadi nilai-nilai yang mendorong pelayanan, keterbukaan dan client statisfaction untuk mewujudkan visi Dubai. Langkah terakhir barulah Sheikh Rashid memodernisasi sektor-sektor usaha seperti infrastruktur, transportasi, dan terus memperbaiki pelayan publik.

Hanya dengan 30 tahun, UEA dan Dubai telah benar-benar berubah. Berkat pemimpin yang kreatif seperti Sheikh Rashid, Dubai yang semula padang pasir yang tandus, kurang air, dan tidak menarik sama sekali, menjadi kawasan investasi milliaran dolar dan tujuan wisata yang diminati seluruh dunia. Hmmmm. . . .Kapan ya Indonesia kaya Dubai. . .

Mungkin kita masih berfikir bahwa kreatifitas hanyalah untuk orang yang bergelut dibidang seni saja. Kata kreatif merujuk sifat atau perilaku seseorang yang memiliki daya cipta atau kemampuan untuk menciptakan sesuatu. Oleh karena itu batasan kreatif itu sendiri tidak hanya sekedar dilingkup seni saja, atau hanya dimiliki oleh para seniman saja. Setiap manusia dikarunia oleh Tuhan kemampuan berpikir yang mengagumkan untuk mewujudkan kreatifitasnya masing-masung.

Apapun profesi anda, anda harus memiliki kreatifitas yang tinggi untuk memecahkan berbagai permasalahan ada dalam bidang anda masing-masing. Termasuk sebagai seorang Entrepreneur, kreatifitas yang tinggi harus dimiliki, karena seorang pengusaha diharapkan dapat melakukan inovasi dengan menghasilkan hal-hal baru yang berguna bagi masyarakat luas, atau menemukan cara-cara baru yang memberikan nilai tambah terhadap sesuatu yang sudah ada sebelumnya.

Kalau yang menamakan diri sebagai pengusaha nggak kreatif, mana ada sekarang produk jamu yang dikapsulin, jualan lewat internet tanpa perlu punya toko yang sebenarnya, air minum dalam kemasan, minuman teh dibotolin, santan kelapa dibotolin, bimbingan belajar, jualan makananan yang diwaralabakan, bengkel motor waralaba, dsb. Yang saya contohkan ini semua kan produk-produk hasil kreatifitas dari para pengusaha yang mengedepankan kreatifitas.

Kabar baiknya, yang namanya kreativitas itu bukanlah bakat atau bawaan dari lahir, namun siapa pun bisa dilatih dan dikondisikan untuk dapat berpikir kreatif. Nah kalau sudah siap jadi pengusaha dan sarat dengan ide-ide kreatif, sukses hanya tinggal menunggu waktu saja. Jadi jangan tanya kenapa harus kreatif? Kita memang harus kreatif. . . .

Menurut saya perusahaan yang paling kreatif adalah Apple. Sangat jelas produk-produk yang dihasilkan Apple memiliki inovasi dan kreativitas yang luar biasa. iMac, iPod, iTunes, dan iPhone sungguh merupakan deretan produk yang sangat menawan dengan sentuhan seni yang mengesankan.

Dalam pengembangan produk, tidak bisa kita pungkiri bahwa Apple sangat menomorsatukan kesempurnaan. Lihat saja iPod dengan desain yang elegan, mudah digunakan dengan menu sentral berbentuk seperti roda, dengan touchpad yang revolusioner. Ini baru dari segi penampilan. Dalam hal perangkat, iPod didesain dengan teknologi hard drive termuthakir. Dalam hal perangkat lunakpun, setiap produk Apple selalu dikembangkan dengan prinsip berimbang menggabungkan konsistensi dan kontinuitas. Setiap aplikasi yang dikembangkan selalu konsisten sehingga tidak ada masalah dalam perkembangan versi selanjutnya. Fitur yang telah adapun disempurnakan dengan menggunakan asas kontinuitas sehingga pengguna bisa merasakan manfaatnya secara berkesinambungan.

Penjualan 10 juta unit dalam 1 tahun

lonjakan harga saham sebesar 250% unit dalam 1 tahun

laba bersih sebesar 530% unit dalam 1 tahun

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


  • None
  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories